Persiapan Menyaksikan Upacara Waisak di Candi Borobudur

March 9, 2020

Prosesi puncak upacara perayaan Waisak biasanya diselenggarakan secara meriah di Candi Borobudur, dan dihadiri oleh banyak wisatawan dari seluruh dunia. Jika kamu bertanya-tanya mengapa  upacara keagamaan umat Buddha bisa melibatkan wisatawan, itu karena keberadaan Candi Borobudur tidak hanya sebagai tempat suci umat Buddha tetapi juga sekaligus objek wisata ternama dunia.

Meski demikian, tetap ada aturan yang mengatur partisipasi wisatawan ini hanya terbatas menyaksikan atau turut serta dalam kegiatan di luar upacara Waisak yang sakral, seperti tradisi pelepasan lampion yang lebih dikenal wisatawan dengan istilah Waisak Lantern Festival.

Selain aturan tersebut, ada persiapan khusus juga yang harus dilakukan wisatawan bila ingin menyaksikan upacara perayaan Waisak ini. Apa saja? Simak ulasan berikut ini.

Persiapan Menyaksikan Upacara Waisak di Candi Borobudur

Prosesi upacara waisak di candi borobudur terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan seperti penyalaan obor dan pengambilan Air Berkat pada H-2, melakukan ritual Pindapatta (umat berbuat kebajikan dengan menyumbang makanan untuk para Bhikshu dan Bhikkhu) pada H-1, dan prosesi puncak upacara perayaan Waisak yang dilakukan di Candi Borobudur pada Hari H.

Rangkaian kegiatan perayaan Waisak di Candi Borobudur diawali dengan renungan Waisak. Lalu, dilanjutkan dengan meditasi Waisak, dan Ritual Pradaksina (tiga kali mengitari Candi Borobudur). Kemudian diakhiri dengan melakukan tradisi Pelepasan Lampion (Waisak Lantern  Festival) yang dilakukan seluruh umat dan wisatawan (yang sebelumnya telah menyumbang sejumlah uang ke Candi Borobudur).

Pelepasan lampion menjadi simbol pelepasan hal-hal buruk dalam diri umat serta penyampaian doa dan harapan lebih baik dalam menjalani kehidupan.

Nah, persiapan khusus yang harus dilakukan para wisatawan untuk menyaksikan perayaan Waisak di Candi Borobudur terbagi ke dalam dua hal, yaitu :

1. Do

Agar prosesi upacara berjalan lancar para wisatawan dianjurkan untuk :

● Berpakaian sopan dan rapi

● Bertutur dan berperilaku sopan

● Menjaga ketenangan, khususnya saat mengambil foto atau berfoto

● Mematuhi semua himbauan penyelenggara dan pihak berwenang terkait.

● Mematuhi peraturan di kawasan candi, seperti menjaga kebersihan, tidak boleh menginjak rumput dan tidak boleh duduk di stupa candi

2. Don'ts

Hal-hal berikut ini tak boleh dilakukan wisatawan karena dapat mengganggu jalannya prosesi upacara.

● Berpakaian terbuka (baju/celana/rok mini atau ketat)

● Memicu keributan

● Melanggar peraturan di kawasan candi, misalnya buang sampah sembarangan, duduk di stupa dan menginjak rumput.

● Menaiki candi saat prosesi umat Buddha sedang berdoa atau sedang melakukan prosesi sakral lainnya.

Waisak Lantern Festival Bersama Hanindo Tours

Jika kamu tertarik berpartisipasi dalam Waisak Lantern Festival, kamu bisa lho memilih agen travel yang menyertakan kegiatan tersebut dalam itinerary paket wisata dari Hanindo Tours.

Hanindo Tours menawarkan kegiatan Waisak Lantern Festival dalam paket 3D2N (3 Days 2 Nights). Pada paket wisata ini, kamu tidak hanya akan diajak mengikuti prosesi pelepasan lampion saja tetapi juga merasakan ketegangan Jeep Tour Merapi, berkunjung ke Studio Alam Gamplong yang bernuansa abad 16, berpiknik sambil menikmati indahnya sunset di Candi Ijo, serta merasakan pengalaman menggunakan pakaian tradisional Jawa saat berkunjung ke makam Raja-Raja Mataram di Kotagede. Wisata 3 hari 2 malam mu dijamin akan menyenangkan dan berkesan.

Hanindo Tours sangat mengutamakan keamanan dan kenyamanan pelanggan, jadi service kami tak perlu diragukan lagi. Harga paket wisata yang ditawarkan pun sangat terjangkau, jadi jangan takut uangmu terkuras habis untuk liburan. Untuk detail informasi harga atau reservasi, kamu bisa  langsung menghubungi nomor 082135791523. Hanya bersama Hanindo Tours, kamu bisa merasakan pengalaman travelling kelas premium dengan harga terjangkau.